Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Judul Maskulinitas dalam terjemahan babad sumenep karya h. werdisasto / Anisa Fajriana Oktasari, M. Tauhed Supratman, Ria Kasanova
Nomor Panggil 400 BEBASAN 4:2 (2017)
Pengarang
Subjek
Penerbitan Kantor Bahasa Banten, 2017
Kata Kunci maskulin · babad sumenep · literary work ·
 Info Lainnya
ISSN24067466
Deskripsi Fisiknone
Catatan Umumnone
VolumeVol. 4, No. 2 Desember 2017: Hal. 151-163
Akses Elektronik
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal
  • Ketersediaan
  • File Digital: 0
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
400 BEBASAN 4:2 (2017) 03-18-120026920 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20469366
Karya sastra adalah karya seni yang indah dan merupakan pemenuhan kebutuhan manusia terhadap naluri keindahan. Karya sastra dapat memberikan penghayatan bersifat penalaran, tetapi pengetahuan itu dapat menjadi hidup dalam karya sastra. Karya sastra memiliki jiwa karena dianyam dengan rasa. Jiwa dalam karya sastra dibentuk dari berbagi karakteritik tokoh-tokohnya. Hal tersebut bisa ditampakkan salah satunya dengan maskulinitas seorang laki-laki, seperti keberanian dalam kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Ramuk dalam terjemahan Babad Sumenep Karya H. Werdisastro. Pemanfaatan hasil penelitian ini secara teoritis bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran maupun referensi dalam pengajaran sastra, sedangkan pemanfaatan secara aplikatif bisa dalam bentuk kegiatan mengidentifikasi karakteristik maskulinitas dalam suatu karya sastra, baik karya sastra yang sifatnya kemaduraan maupun karya sastra yang bersifat umum. Hasil penelitian maskulinitas dalam terjemahan Babad Sumenep Karya H. Werdisastro terdapat kesimpulan meliputi: a), kepemimpinan, (b) kasih sayang, dan (c) perlindungan yang terdiri dari keberanian dan keteguhan hati.
004
020
02224067466
040LibUI ind rda
041ind
049[03-18-120026920]
053[03-18-120026920]
082
090400 BEBASAN 4:2 (2017)
100Anisa Fajriana Oktasari, author; M. Tauhed Supratman, author; Ria Kasanova, author
110
111
240
245|a Maskulinitas dalam terjemahan babad sumenep karya h. werdisasto / Anisa Fajriana Oktasari, M. Tauhed Supratman, Ria Kasanova |c
246
250
260
260|a Serang |b Kantor Bahasa Banten |c 2017
270
300
310Dua kali setahun
321
336text (rdacontent)
337unmediated (rdamedia)
338volume (rdacarrier)
340
362
490
500
502
504
515
520Karya sastra adalah karya seni yang indah dan merupakan pemenuhan kebutuhan manusia terhadap naluri keindahan. Karya sastra dapat memberikan penghayatan bersifat penalaran, tetapi pengetahuan itu dapat menjadi hidup dalam karya sastra. Karya sastra memiliki jiwa karena dianyam dengan rasa. Jiwa dalam karya sastra dibentuk dari berbagi karakteritik tokoh-tokohnya. Hal tersebut bisa ditampakkan salah satunya dengan maskulinitas seorang laki-laki, seperti keberanian dalam kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Ramuk dalam terjemahan Babad Sumenep Karya H. Werdisastro. Pemanfaatan hasil penelitian ini secara teoritis bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran maupun referensi dalam pengajaran sastra, sedangkan pemanfaatan secara aplikatif bisa dalam bentuk kegiatan mengidentifikasi karakteristik maskulinitas dalam suatu karya sastra, baik karya sastra yang sifatnya kemaduraan maupun karya sastra yang bersifat umum. Hasil penelitian maskulinitas dalam terjemahan Babad Sumenep Karya H. Werdisastro terdapat kesimpulan meliputi: a), kepemimpinan, (b) kasih sayang, dan (c) perlindungan yang terdiri dari keberanian dan keteguhan hati.
533
534
536
546
590
650Literature.
653maskulin; babad sumenep; literary work
700
710
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal
856
866
900
902
903[]