UI - Tugas Akhir :: Kembali

UI - Tugas Akhir :: Kembali

Judul Vigilantism sebagai wujud ketidakpercayaan masyarakat terhadap penegak hukum dan sistem peradilan pidana = Vigilantism as a form of public distrust against law enforcer and the criminal justice system
Nomor Panggil TA-Pdf
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Depok: Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 2017
Program Studi
Kata Kunci vigilantism · penegak hukum · sistem peradilan pidana · kriminologi anarkis ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier online resources (rdacarrier)
Deskripsi Fisik xi, 37 pages : illustration. + appendix
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
TA-Pdf 16-18-202097345 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20468287
ABSTRAK
Tulisan ini adalah suatu kajian mengenai tindakan vigilantism di dalam masyarakat sebagai suatu perwujudan dari rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum dan otoritas yang ada. Adanya rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum yang berlaku merupakan suatu permasalahan sosial yang serius dan memerlukan perhatian tersendiri. Di dalam permasalahan ini, rasa ketidakpercayaan terhadap hukum dan otoritas yang ada dijadikan sebagai pemicu dalam memberikan reaksi sosial informal terhadap pelaku tindak kejahatan yang ada di dalam masyarakat. Reaksi sosial informal yang diberikan oleh masyarakat adalah berupa kekerasan. Teori Kriminologi Anarkis dijadikan sebagai teori utama dalam membahas permasalahan ini, dengan didasari anggapan bahwa hukum yang ada dijalankan secara tidak efektif. Sumber data sekunder seperti berita, artikel ilmiah, dan laporan survey resmi dijadikan sebagai dasar dalam melakukan analisis terkait kajian ini. Kesimpulan dari tulisan ini adalah teori kriminologi anarkis dapat digunakan untuk melihat dan menjelaskan realita dari fenomena vigilantism sebagai sebuah bentuk ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum yang ada.


ABSTRACT
This paper is a study of the act of vigilantism in society as a form of public distrust of the existing laws and authority. The existence of public distrust of the existing law is a serious social problem and requires its own attention. In this case, public distrust of existing law and authority becomes the trigger in providing informal social reactions to the perpetrators of criminal acts in society. Informal social reactions provided by the community are in a form of violence. Anarchist Criminology Theory is used as the main theory in discussing this issue, based on the assumption that law is not executed effectively. Secondary data sources such as news, scientific articles, and official survey reports serve as a basis for analyzing the review. The conclusion of this paper is anarchist criminology theory can be used to view and explain the reality of the phenomenon of vigilantism as a form of public distrust of the existing law.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[16-18-202097345]
053[16-18-202097345]
082
090TA-Pdf
100Chandras Suryo Kusmayasputri, author
110
111
240
245|a Vigilantism sebagai wujud ketidakpercayaan masyarakat terhadap penegak hukum dan sistem peradilan pidana = Vigilantism as a form of public distrust against law enforcer and the criminal justice system |c
246
250
260
260|a Depok |b Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik |c 2017
270
300xi, 37 pages : illustration. + appendix
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338online resources (rdacarrier)
340
362
490
500 -
502Karya Akhir
504pages 32-37
515
520ABSTRAK
Tulisan ini adalah suatu kajian mengenai tindakan vigilantism di dalam masyarakat sebagai suatu perwujudan dari rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum dan otoritas yang ada. Adanya rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum yang berlaku merupakan suatu permasalahan sosial yang serius dan memerlukan perhatian tersendiri. Di dalam permasalahan ini, rasa ketidakpercayaan terhadap hukum dan otoritas yang ada dijadikan sebagai pemicu dalam memberikan reaksi sosial informal terhadap pelaku tindak kejahatan yang ada di dalam masyarakat. Reaksi sosial informal yang diberikan oleh masyarakat adalah berupa kekerasan. Teori Kriminologi Anarkis dijadikan sebagai teori utama dalam membahas permasalahan ini, dengan didasari anggapan bahwa hukum yang ada dijalankan secara tidak efektif. Sumber data sekunder seperti berita, artikel ilmiah, dan laporan survey resmi dijadikan sebagai dasar dalam melakukan analisis terkait kajian ini. Kesimpulan dari tulisan ini adalah teori kriminologi anarkis dapat digunakan untuk melihat dan menjelaskan realita dari fenomena vigilantism sebagai sebuah bentuk ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum yang ada.
ABSTRACT
This paper is a study of the act of vigilantism in society as a form of public distrust of the existing laws and authority. The existence of public distrust of the existing law is a serious social problem and requires its own attention. In this case, public distrust of existing law and authority becomes the trigger in providing informal social reactions to the perpetrators of criminal acts in society. Informal social reactions provided by the community are in a form of violence. Anarchist Criminology Theory is used as the main theory in discussing this issue, based on the assumption that law is not executed effectively. Secondary data sources such as news, scientific articles, and official survey reports serve as a basis for analyzing the review. The conclusion of this paper is anarchist criminology theory can be used to view and explain the reality of the phenomenon of vigilantism as a form of public distrust of the existing law.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Unggah UI-ANA-11]
650Politic.; Criminal justice system.
653vigilantism; penegak hukum; sistem peradilan pidana; kriminologi anarkis
700Mohammad Kemal Dermawan, supervisor; Dadang Sudiadi, examiner; Yogo Tri Hendiarto, examiner
710Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856lib.ui.ac.id/unggah/?q=system/files/node/2017/1/chandras.suryo/chandras_suryo_kusmayasputri-karya_akhir-fakultas_ilmu_sosial_politik-full_text-.pdf
866
900
902
903[]