Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Zink efektif mengatasi diare akut pada balita / Maria Ulfah, Yeni Rustina, Dessie Wanda

Nomor Panggil 610 JKI 15:2 (2012)
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: AKPER Pemerintahan Kota Tegal ; Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
 Abstrak
Diare merupakan salah satu penyebab utama kematian pada bayi dan anak-anak di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengidentifikasi efektifitas pemberian zink dalam mengatasi diare akut pada balita di salah satu puskesmas di Kalimantan
Barat. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan jenis nonequivalent control group after only design.
Jumlah sampel berjumlah 40 anak balita yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan
yang signifikan pada frekuensi defekasi dan durasi diare pada kedua kelompok (p= 0,000; α= 0,05). Jadi dapat disimpulkan
bahwa pemberian zink efektif untuk menangani diare akut pada balita sehingga dapat mencegah akibat lanjut dari diare.
 File Digital: 1
Shelf
 39.pdf ::
 Info Lainnya
Sumber PengataloganLibUI ind rda
ISSN14104490
Majalah/JurnalJurnal Keperawatan Indonesia
VolumeVol. 15, No. 2, Juli 2012: Hal. : 137-142
Tipe Konten text
Tipe Media unmediated ; computer
Tipe Carrier volume ; online resource
Akses Elektronik none
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 4, R. Koleksi Jurnal
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
610 JKI 15:2 (2012) TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20449070
Diare merupakan salah satu penyebab utama kematian pada bayi dan anak-anak di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengidentifikasi efektifitas pemberian zink dalam mengatasi diare akut pada balita di salah satu puskesmas di Kalimantan
Barat. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan jenis nonequivalent control group after only design.
Jumlah sampel berjumlah 40 anak balita yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan
yang signifikan pada frekuensi defekasi dan durasi diare pada kedua kelompok (p= 0,000; α= 0,05). Jadi dapat disimpulkan
bahwa pemberian zink efektif untuk menangani diare akut pada balita sehingga dapat mencegah akibat lanjut dari diare.