Naskah :: Kembali

Naskah :: Kembali

Judul Serat warnaprana
Nomor Panggil PW.158-B 12.08
Pengarang
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
Kata Kunci Serat warnaprana · warnaprana · R. Pujaharja · Pujaharja · watak · perilaku manusia · mistis-religius · mistis · religius · persoalan batin · batin · Tan Khoen Swie · Kediri · lampahan bondan rambatan ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan
Tipe Konten text(rdacontent)
Tipe Media unmedited (rdamedia); computer (rdamedia)
Tipe Carrier volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik 31 hlm; 20 baris/hlm; 21.3x16.5 cm
Catatan Umum Aksara jawa; prosa; ditulis di atas buku tulis; Rol 205.10
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 2
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
PW.158-B 12.08 00072542 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20442462
Naskah ini memuat teks mengenai gambaran watak atau perilaku manusia pada umumnya. R. Pujaharja menyalin teks ini dengan memberikan penjelasan arti dari masing-masing watak, disertai uraian panjang-lebar dalam bentuk deskripsi. Isi teks diperikan menjadi sembilan pembahasan, yakni (1) doracara tuwin temen, bohong dan jujur; (2) kesed tuwin sregep, malas dan rajin; (3) wngkot tuwin ambangun turut, keras kepala dan penurut; (4) sembrana tuwin ngatos-atos, kurang hati-hati dan hati-hati; (5) drengki tuwin burus, dengki dan baik hati; (6) cethil tuwin loma, kikir dan penderma; (7) buteng tuwin sareh, senang marah dan sabar; (8) brangasan tuwin lembah manah, tidak mengenal tata-krama dan halus budi pekerti; (9) murka tuwin nrimahan, loba-tamak dan dapat menerima keadaan.
R. Pujaharja dikenal sebagai pemerhati sastra Jawa, khususnya dalam masalah ajaran mistis-religius, yakni yang memuat persoalan-persoalan batin dalam konteks kehidupan dunia. Untuk mengetahui karya-karya R. Pujaharja lainnya, dapat diperiksa dalam FSUI/BA.29. Serat Warnaprana ini merupakan salah satu hasil karyanya, selesai disalin pada tahun 1923 di Surakarta. Satu salinan yang sama dikoleksi pula oleh FSUI dengan nomor PW.159 (hanya PW.158 yang dimikrofilm). Pada tahun 1925, penerbit Tan Khoen Swie di Kediri telah menerbitkan karangan Pujaharja ini dalam edisi cetak. Edisi cetak tersebut dapat dilihat pada koleksi FSUI dengan nomor C.74.
Dalam naskah ini ditemui pula teks yang berbeda, dengan susunan terbalik, mengurut dari halaman terakhir Serat Warnaprana. Teks tersebut berisi Lampahan Bondan Rambatan
004Teguh Dewabrata
020
022
040
041jav
049[00072542]
053[00072542]
082PW.158-B 12.08
090
100Raden Ngabehi Pujaharja, author
110
111
240
245|a Serat warnaprana |c
246
250
260
260|a [Place of publication not identified] |b [publisher not identified] |c [date of publication not identified]
270
30031 hlm; 20 baris/hlm; 21.3x16.5 cm
310
321
336text(rdacontent)
337unmedited (rdamedia); computer (rdamedia)
338volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
340
362
490
500Aksara jawa; prosa; ditulis di atas buku tulis; Rol 205.10
502
504
515
520Naskah ini memuat teks mengenai gambaran watak atau perilaku manusia pada umumnya. R. Pujaharja menyalin teks ini dengan memberikan penjelasan arti dari masing-masing watak, disertai uraian panjang-lebar dalam bentuk deskripsi. Isi teks diperikan menjadi sembilan pembahasan, yakni (1) doracara tuwin temen, bohong dan jujur; (2) kesed tuwin sregep, malas dan rajin; (3) wngkot tuwin ambangun turut, keras kepala dan penurut; (4) sembrana tuwin ngatos-atos, kurang hati-hati dan hati-hati; (5) drengki tuwin burus, dengki dan baik hati; (6) cethil tuwin loma, kikir dan penderma; (7) buteng tuwin sareh, senang marah dan sabar; (8) brangasan tuwin lembah manah, tidak mengenal tata-krama dan halus budi pekerti; (9) murka tuwin nrimahan, loba-tamak dan dapat menerima keadaan. R. Pujaharja dikenal sebagai pemerhati sastra Jawa, khususnya dalam masalah ajaran mistis-religius, yakni yang memuat persoalan-persoalan batin dalam konteks kehidupan dunia. Untuk mengetahui karya-karya R. Pujaharja lainnya, dapat diperiksa dalam FSUI/BA.29. Serat Warnaprana ini merupakan salah satu hasil karyanya, selesai disalin pada tahun 1923 di Surakarta. Satu salinan yang sama dikoleksi pula oleh FSUI dengan nomor PW.159 (hanya PW.158 yang dimikrofilm). Pada tahun 1925, penerbit Tan Khoen Swie di Kediri telah menerbitkan karangan Pujaharja ini dalam edisi cetak. Edisi cetak tersebut dapat dilihat pada koleksi FSUI dengan nomor C.74. Dalam naskah ini ditemui pula teks yang berbeda, dengan susunan terbalik, mengurut dari halaman terakhir Serat Warnaprana. Teks tersebut berisi Lampahan Bondan Rambatan
533
534
536
546
590
650Javanese (Indonesian people)--Religious life and customs; Character and characteristics in literature
653Serat warnaprana; warnaprana; R. Pujaharja; Pujaharja; watak; perilaku manusia; mistis-religius; mistis; religius; persoalan batin; batin; Tan Khoen Swie; Kediri; lampahan bondan rambatan
700
710
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 2
856
866
900[14/02/2017]
902[]
903[]