UI - Tesis (Membership) :: Kembali

UI - Tesis (Membership) :: Kembali

Management Audit sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi : studi kasus dalam mengevaluasi pelaksanaan management audit aktivitas pembelian pada PT Kimia Farma Indonesia

Nomor Panggil T-Pdf
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 1990
Program Studi
 Abstrak
ABSTRAK
Sebagai suatu badan usaha milik pemerintah yang ditunjuk
oleh Menkes untuk memproduksl obat generik yang berharga murah,
maka kewajiban PT. KIMIA FARMA akan semakin berat. Dimana didalam
mengemban kewajiban tersebut, PT. KIMIA FARMA, sebagai agent of
development, harus mampu memproduksi dan menyalurkan obat generik
tepat pada waktunya keseluruh Indonesia, Sementara dilain pihak
PT. KIMIA FARMA sebagai suatu persero milik pemerlntah harus
menjadi salah satu sumber pendapatan negara dan oleh karena itu
berkewajiban menjamin kesinambungan dan pengembangan usahanya
dengan memupuk laba.

Hal ini menjadi suatu tantangan yang berat karena PT.
KIMIA FARMA harus menjual obat generik yang berharga murah
sedangkan biaya bahan baku obat, yang sebagian besar masih
diimport menjadi semakin mahal dengan meningkatnya nilai tukar
mata uang beberapa negara Eropa dan Jepang. Untuk mengatasi
masalah tersebut, salah satu alternatif yang dapat dilakukan
adalah dengan berusaha untuk mengalokasikan sumber daya yang ada
secara efisien dan efektif.

Adalah menjadi tanggung jawab manajemen perusahaan untuk
mengelola dan mengerahkan semua sumber daya yang ada agar dapat
dipergunakan seefislen dan seefektif mungkin, sehingga tujuan
perusahaan dapat dicapai. Tujuan perusahaan tadi agar dapat
tercapai dijabarkan kedalam berbagai macam fungsi/departemen
atau bagian yang masing?masing memlilki paparan tugas, wewenang
dan tanggung jawab yang berbeda. Salah satu bagian yang sering
dianggap sebagai fungsi yang paling penting dan berpengaruh
diantara diantara berbagai unit operasi adalah fungsi pembelian,
dimana dalam kebanyakan perusahaan fungsi pembelian rnerupakan
titik awal dari proses usaha.

Salah satu alat yang dapat dipergunakan oleh top manajemen
didalam mengevaluasi efektifitas dan efisiensi perusahaan secara
keseluruhan ataupun hanya dalam salah satu fungsi organisasi
adalah manajemen audit, yang memberikan peningatan secara dini
yaitu dengan menilai efisien dan efektifitas kegiatan perusahaan
dan mulal perencanaan, pelaksanaan, control. Peringatan dari
manajemen audit berupa lnformasi, analisa, rekomendasi serta
alternatip?alternatip untuk pengambilan keputusan manajemen.

Aktivitas pembelian didalam suatu perusahaan besar biasanya
melibatkan pemakaian sejumlah dana yang cukup besar pula.
Disamping itu, fungsi pembelian berkaitan dengan aktivitas
¤ainnya seperti aktivitas penerimaan, penyimpanan serta pembukuan
khususnya pembukuan perkiraan utang. Oleh karena itu terhadap
aktivitas yang dljalankan oleh fungsi pembelian ini perlu
diadakan management audit. Sehingga dengan dilakukannya
management audit terhadap pelaksanaan aktivitas pembelian
tersebut diharapkan dapat mengevaluasi apakah perusahaan telah
menggunakan sumber keuangannya dengan efislen dan efektif dan
apakah kebijaksanaan pembelian yang telah dllakukan telah tepat.
 File Digital: 1
Shelf
 T4120-Moh Mansur.pdf ::

Akses untuk anggota Perpustakaan Universitas Indonesia, silahkan

 Info Lainnya
Naskah Ringkas
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text
Tipe Media unmediated ; computer
Tipe Carrier volume ; online resource
Deskripsi Fisik xii, 170 pages ; illustration : 28 cm + appendix
Catatan Bibliografi 158-159
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
T-Pdf 15-18-175730297 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20442239
ABSTRAK
Sebagai suatu badan usaha milik pemerintah yang ditunjuk
oleh Menkes untuk memproduksl obat generik yang berharga murah,
maka kewajiban PT. KIMIA FARMA akan semakin berat. Dimana didalam
mengemban kewajiban tersebut, PT. KIMIA FARMA, sebagai agent of
development, harus mampu memproduksi dan menyalurkan obat generik
tepat pada waktunya keseluruh Indonesia, Sementara dilain pihak
PT. KIMIA FARMA sebagai suatu persero milik pemerlntah harus
menjadi salah satu sumber pendapatan negara dan oleh karena itu
berkewajiban menjamin kesinambungan dan pengembangan usahanya
dengan memupuk laba.

Hal ini menjadi suatu tantangan yang berat karena PT.
KIMIA FARMA harus menjual obat generik yang berharga murah
sedangkan biaya bahan baku obat, yang sebagian besar masih
diimport menjadi semakin mahal dengan meningkatnya nilai tukar
mata uang beberapa negara Eropa dan Jepang. Untuk mengatasi
masalah tersebut, salah satu alternatif yang dapat dilakukan
adalah dengan berusaha untuk mengalokasikan sumber daya yang ada
secara efisien dan efektif.

Adalah menjadi tanggung jawab manajemen perusahaan untuk
mengelola dan mengerahkan semua sumber daya yang ada agar dapat
dipergunakan seefislen dan seefektif mungkin, sehingga tujuan
perusahaan dapat dicapai. Tujuan perusahaan tadi agar dapat
tercapai dijabarkan kedalam berbagai macam fungsi/departemen
atau bagian yang masing?masing memlilki paparan tugas, wewenang
dan tanggung jawab yang berbeda. Salah satu bagian yang sering
dianggap sebagai fungsi yang paling penting dan berpengaruh
diantara diantara berbagai unit operasi adalah fungsi pembelian,
dimana dalam kebanyakan perusahaan fungsi pembelian rnerupakan
titik awal dari proses usaha.

Salah satu alat yang dapat dipergunakan oleh top manajemen
didalam mengevaluasi efektifitas dan efisiensi perusahaan secara
keseluruhan ataupun hanya dalam salah satu fungsi organisasi
adalah manajemen audit, yang memberikan peningatan secara dini
yaitu dengan menilai efisien dan efektifitas kegiatan perusahaan
dan mulal perencanaan, pelaksanaan, control. Peringatan dari
manajemen audit berupa lnformasi, analisa, rekomendasi serta
alternatip?alternatip untuk pengambilan keputusan manajemen.

Aktivitas pembelian didalam suatu perusahaan besar biasanya
melibatkan pemakaian sejumlah dana yang cukup besar pula.
Disamping itu, fungsi pembelian berkaitan dengan aktivitas
¤ainnya seperti aktivitas penerimaan, penyimpanan serta pembukuan
khususnya pembukuan perkiraan utang. Oleh karena itu terhadap
aktivitas yang dljalankan oleh fungsi pembelian ini perlu
diadakan management audit. Sehingga dengan dilakukannya
management audit terhadap pelaksanaan aktivitas pembelian
tersebut diharapkan dapat mengevaluasi apakah perusahaan telah
menggunakan sumber keuangannya dengan efislen dan efektif dan
apakah kebijaksanaan pembelian yang telah dllakukan telah tepat.