UI - Publikasi :: Kembali

UI - Publikasi :: Kembali

Judul Universitas Indonesia
Nomor Panggil PDF-UI-01-93
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Depok: [UI Press;27164, 27164], 1993
Kata Kunci Universitas Indonesia · ilmu pengetahuan · sumber daya manusia ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier online resource (rdamedia)
Deskripsi Fisik none
Catatan Umumnone
ISBN/ISSNnone
Catatan Seri none
Lembaga Pemilik none
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
PDF-UI-01-93 13-18-187542335 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 88447
ABSTRAK
Perkembangan Ilmu pengetahuan memerlukan sumber daya manusia yang dapat berpikir secara analitis, memiliki kemampuan,untuk mengambil kesimpulan secara ilmlah, serta dapat menuliskannya dengan baik agar mudah dipahami orang lain. Untuk memperoleh sumber daya manusia yang mempunyai kualitas demikian, diperlukan pendidikan.
Pada abad-abad permulaan, bangsa Indonesia telah menunjukkan semangat dan kehausan untuk belajar. dan mencari ilmu. Hal itu terbukti dengan banyaknya siswa bangsa Indonesia yang menuntut ilmu di Nalanda, dekat kota Rajagrha dl tepi Sungai Gangga, ibu kota Magdha;Bihar, Selatan, India, yang merupakan lembaga pendidikan keagamaan ternama" pada waktu itu. Banyak siswa yang datang dari segala penjuru dunia untuk menuntut Ilmu di Nalanda. Rupanya jika jumlah siswa dari suatu negara cukup banyak, maka mereka dianjurkan untuk membangun asrama tersendiri- Asrama, tempat penginapan para siswa Indonesia di Nalanda, yang dibangun tahun lk. 860, merupakan.sumbangan Balaputradewa.
Satu-satunya jalan yang mungkin ditempuh.para siswa Indonesia untuk mencapai India pada waktu itu adalah dengan kapal layar.melalui laut.: Dengan demikian, kapal layar yang laik mengarungi samudra luas harus telah dapat dibuat dan dimiiiki oteh bangsa Indonesia. Selain itu, mereka pun harus memiliki pengetahuan navigasi, ilmu bintang, ilmu bumi, dan; ilmu-ilmu lain yang diperlukan untuk dapat mengemudikan kapal layar itu sampai ke India.
Hasil pendidikan beberapa tahun di Nalanda telah memperluas cakrawala mereka dan memperkaya ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Keindahan dan kemegahan candi-candi yang dibangun oleh bangsa Indonesia.
didasarkan segala peraturan dan ketetapan yang tercantum dalam Sil-
pasastra, yaitu suatu kompendium yang merupakan bahan acuan utama di bidang teknik dan arsitekturnya untuk membangun candi dan arca. Pada hiasan-hiasan yang diukirkan di candi-candi itu, terungkapkan bahwa bangsa Indonesia pada Waktu itu benar-benar dengan cermat mengamati alam lingkungan di sekelilingnya dan mencatatnya berupa: ukiran-ukiran yang menghiasi candi-candi.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[13-18-187542335]
053[13-18-187542335]
082
090PDF-UI-01-93
100
110
111
240
245|a Universitas Indonesia |c
246
250
260
260|a Depok |b 27164 |c 1993
270
300
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338online resource (rdamedia)
340
362
490
502
504
515
520ABSTRAK
Perkembangan Ilmu pengetahuan memerlukan sumber daya manusia yang dapat berpikir secara analitis, memiliki kemampuan,untuk mengambil kesimpulan secara ilmlah, serta dapat menuliskannya dengan baik agar mudah dipahami orang lain. Untuk memperoleh sumber daya manusia yang mempunyai kualitas demikian, diperlukan pendidikan. Pada abad-abad permulaan, bangsa Indonesia telah menunjukkan semangat dan kehausan untuk belajar. dan mencari ilmu. Hal itu terbukti dengan banyaknya siswa bangsa Indonesia yang menuntut ilmu di Nalanda, dekat kota Rajagrha dl tepi Sungai Gangga, ibu kota Magdha;Bihar, Selatan, India, yang merupakan lembaga pendidikan keagamaan ternama" pada waktu itu. Banyak siswa yang datang dari segala penjuru dunia untuk menuntut Ilmu di Nalanda. Rupanya jika jumlah siswa dari suatu negara cukup banyak, maka mereka dianjurkan untuk membangun asrama tersendiri- Asrama, tempat penginapan para siswa Indonesia di Nalanda, yang dibangun tahun lk. 860, merupakan.sumbangan Balaputradewa. Satu-satunya jalan yang mungkin ditempuh.para siswa Indonesia untuk mencapai India pada waktu itu adalah dengan kapal layar.melalui laut.: Dengan demikian, kapal layar yang laik mengarungi samudra luas harus telah dapat dibuat dan dimiiiki oteh bangsa Indonesia. Selain itu, mereka pun harus memiliki pengetahuan navigasi, ilmu bintang, ilmu bumi, dan; ilmu-ilmu lain yang diperlukan untuk dapat mengemudikan kapal layar itu sampai ke India. Hasil pendidikan beberapa tahun di Nalanda telah memperluas cakrawala mereka dan memperkaya ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Keindahan dan kemegahan candi-candi yang dibangun oleh bangsa Indonesia. didasarkan segala peraturan dan ketetapan yang tercantum dalam Sil- pasastra, yaitu suatu kompendium yang merupakan bahan acuan utama di bidang teknik dan arsitekturnya untuk membangun candi dan arca. Pada hiasan-hiasan yang diukirkan di candi-candi itu, terungkapkan bahwa bangsa Indonesia pada Waktu itu benar-benar dengan cermat mengamati alam lingkungan di sekelilingnya dan mencatatnya berupa: ukiran-ukiran yang menghiasi candi-candi.
533
534
536
546
590
650Information services.
653Universitas Indonesia; ilmu pengetahuan; sumber daya manusia
700Soekarja Somadikarta, editor; M.K. (Muhammad Kamil) Tadjudin, editor; Sutopo Sutanto, editor; Wiwit B. Widiantono, editor; Merdias Almatsier, editor; Koesmardiono, editor; Semiati Ibnu Umar, supervisor; Sapardi Djoko Damono, editor
710
711
850
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856
866
900
902
903